bjb net - Internet Banking

Mempermudah akses perbankan bjb anda secara online.

Internet Banking Corporate

Info Kurs bank bjb

Kurs per 08 June 2018 17:39 WIB
Valuta Beli Jual
USD14,605.0014,655.00
EUR17,452.0017,517.00
GBP20,083.0020,158.00
AUD11,281.0011,321.00

Jaringan Kantor bank bjb

bank bjb memiliki 940 lokasi pelayanan yang tersebar di 10 Kota di indonesia

Jaringan Kantor bank bjb

Rekapitulasi jaringan kantor bank bjb
28 Maret 2016

PENGUMUMAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN TAHUN BUKU 2015 PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT DAN BANTEN Tbk

Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (selanjutnya disebut “Perseroan”) berkedudukan di Bandung, dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2015 (untuk selanjutnya disebut “Rapat”) dengan rincian informasi sebagai berikut:

  1. Hari/Tanggal, Waktu dan Tempat 
    Hari/Tanggal : Rabu, 23 Maret 2016
    Waktu : 11.01 WIB s/d 13.56 WIB
    Tempat : Trans Grand Ballroom
    The Trans Luxury Hotel
    Jl. Jend. Gatot Subroto No. 289 Bandung
  2. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang hadir pada saat Rapat
    DEWAN KOMISARIS
    Komisaris Independen
    Pelaksana Tugas Komisaris Utama
    : Bapak Klemi Subiyantoro
    Komisaris : Bapak Muhadi
    Komisaris Independen : Bapak Rudhyanto Mooduto
    Komisaris Independen : Bapak Yayat Sutaryat
    DIREKSI 
    Direktur Utama : Bapak Ahmad Irfan
    Direktur Keuangan : Ibu Nia Kania
    Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko : Bapak Agus Mulyana
    Direktur Konsumer : Ibu Fermiyanti
    Direktur Mikro : Bapak Agus Gunawan
    Direktur Komersial : Ibu Suartini
    Direktur Operasional : Bapak Benny Santoso
  3. Rapat Pemegang Saham
    Rapat dihadiri oleh pemegang saham dan/atau kuasa/wakil pemegang saham yang seluruhnya mewakili 8.099.565.325 saham termasuk didalamnya saham seri A sejumlah 7.272.218.666 atau merupakan 83,53% dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan Perseroan sampai dengan hari Rapat yaitu sejumlah 9.696.291.166 saham yang terdiri dari
    • : 7.272.218.666 saham seri A
    • 2.424.072.500 saham seri B
    Dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 29 Februari 2016 sampai dengan pukul 16.15 Waktu Indonesia Bagian Barat.
  4. Mata Acara Rapat
    Rapat diselenggarakan dengan mata acara yaitu :
    • Persetujuan Laporan Tahunan Direksi mengenai keadaan dan jalannya Perseroan termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2015 dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2015 sekaligus pemberian pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2015.
    • enetapan penggunaan laba bersih termasuk pembagian dividen untuk Tahun Buku 2015.
    • Pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2016.
    • Laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham Perseroan pada tahun 2015.
    • Penambahan Komisaris.
  5. Mekanisme Pengambilan Keputusan dalam Rapat
    Bahwa mekanisme pengambilan keputusan dalam Rapat dilakukan secara musyawarah untuk mufakat. Namun apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka pengambilan keputusan dalam Rapat dilakukan dengan cara pemungutan suara. Mata Acara Rapat Pertama, Kedua, Ketiga, Kelima dilakukan dengan pemungutan suara, sedangkan Mata Acara Keempat tidak dilakukan pemungutan suara karena bersifat pelaporan.
  6. Kesempatan Untuk Mengajukan Pertanyaan dan/atau Memberikan Pendapat dan Hasil Voting pada Setiap Mata Acara 
    Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan/Tanggapan
    I 7.920.979.361 Saham
    (97,79%)
    Terdiri dari :
    Seri A : 7.272.218.666
    Seri B : 648.760.695
    148.547.564 Saham
    (1,83%)
    Yang seluruhnya merupakan saham Seri B
    30.038.400 Saham
    (0,37%)
    Yang seluruhnya merupakan saham Seri B
    5 (lima) orang
    II 8.097.352.625 Saham (99,97%)
    Terdiri dari :
    Seri A : 7.272.218.666
    Seri B : 825.133.959
    2.212.700 Saham
    (0,03%)
    Yang seluruhnya merupakan saham Seri B
    0 Saham
    (0%)
    5 (lima) orang
    III 7.904.786.961 Saham
    (97,59%)
    Terdiri dari :
    Seri A : 7.272.218.666
    Seri B : 632.568.295
    190.147.464 Saham
    (2,35%)
    Yang seluruhnya merupakan saham Seri B
    4.630.900 Saham
    (0,06%)
    Yang seluruhnya merupakan saham Seri B
    0 (nol) orang
    IV Tidak dilakukan pemungutaan suara karena bersifat laporan Tidak dilakukan pemungutaan suara karena bersifat laporan Tidak dilakukan pemungutaan suara karena bersifat laporan 0 (nol) orang
    V 7.925.499.753 Saham
    (97,85%)
    Terdiri dari :
    Seri A : 7.272.218.666
    Seri B : 653.281.087
    174.065.572 Saham
    (2,15%)
    Yang seluruhnya merupakan saham Seri B
    0 Saham (0%) 1 (satu) orang

    Catatan: % Adalah komposisi dari total saham dengan hak voting pada saat rapat 

  7. Hasil Keputusan Rapat

    Bahwa dalam Rapat tersebut telah diambil keputusan yaitu sebagaimana dituangkan dalam akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. tertanggal 23 Maret 2016 nomor 60, yang minuta aktanya dibuat oleh Notaris R. Tendy Suwarman, SH yang pada pokoknya adalah sebagai berikut :

    Dalam Mata Acara Rapat Pertama :
    1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan dan menyetujui Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2015.
    2. Mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2015 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, anggota dari Ernst & Young Global sesuai dengan laporannya No. RPC – 325/PSS/2016 tanggal 26 Februari 2016, dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
    3. Selanjutnya dengan disetujuinya Laporan Tahunan dan disahkannya Laporan Keuangan Perseroan Konsolidasian untuk tahun buku 2015 tersebut, maka RUPS memberikan pelepasan atau pembebasan sepenuhnya dari tanggung jawab (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2015 sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan Perseroan.

    Dalam Mata Acara Rapat Kedua:

    Menyetujui penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2015 sebesar Rp 1.371.795.348.613,- (satu triliun tiga ratus tujuh puluh satu miliar tujuh ratus sembilan puluh lima juta tiga ratus empat puluh delapan ribu enam ratus tiga belas rupiah) sebagai berikut :
    1. 60% (enam puluh persen) dari laba bersih Tahun Buku 2015 atau setelah pembulatan sebesar Rp. 822.245.490.877,- (delapan ratus dua puluh dua miliar dua ratus empat puluh lima juta empat ratus sembilan puluh ribu delapan ratus tujuh puluh tujuh rupiah) ditetapkan sebagai dividen tunai dan dibagikan kepada seluruh pemegang saham yang tercatat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk mengatur tatacara pembayaran dividen tunai tersebut.
    2. 40% (empat puluh persen) dari laba bersih tahun buku 2015 atau setelah pembulatan sebesar Rp 549.549.857.736,- (lima ratus empat puluh sembilan miliar lima ratus empat puluh sembilan juta delapan ratus lima puluh tujuh ribu tujuh ratus tiga puluh enam rupiah) dicatat sebagai Saldo Laba.

    Dalam Mata Acara Rapat Ketiga:

    Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk :
    1. Menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2016
    2. Menetapkan persyaratan lain serta besarnya jasa audit dengan memperhatikan kewajaran serta ruang lingkup pekerjaan audit.

    Dalam Mata Acara Rapat Keempat:

    Penyampaian Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Perdana Saham Perseroan Tahun 2015. Bahwa per tanggal 31 Desember 2015, Penggunaan Dana Hasil Penawaran Perdana Saham dimaksud adalah sebagai berikut :
    1. 80% dana hasil IPO yang dialokasikan untuk ekspansi kredit UMKM senilai Rp1.143.552.608.643,- (satu triliun seratus empat puluh tiga miliar lima ratus lima puluh dua juta enam ratus delapan ribu enam ratus empat puluh tiga rupiah) telah digunakan seluruhnya.
    2. 10% dana hasil IPO yang dialokasikan untuk perluasan jaringan kantor senilai Rp142.944.076.080,- (seratus empat puluh dua miliar sembilan ratus empat puluh empat juta tujuh puluh enam ribu delapan puluh rupiah) telah digunakan seluruhnya.
    3. 10% dana hasil IPO yang dialokasikan untuk pengembangan teknologi informasi senilai Rp 142.944.076.080,- (seratus empat puluh dua miliar sembilan ratus empat puluh empat juta tujuh puluh enam ribu delapan puluh rupiah) telah digunakan sebesar Rp 125.501.102.647,- (seratus dua puluh lima miliar lima ratus satu juta seratus dua ribu enam ratus empat puluh tujuh rupiah).

    Maka sisa dana hasil penawaran umum perdana sebesar Rp 17.442.973.433,- (tujuh belas miliar empat ratus empat puluh dua juta sembilan ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus tiga puluh tiga rupiah) belum digunakan dan direncanakan digunakan pada tahun 2016.

    Dalam Mata Acara Rapat Kelima:

    1. Mengangkat Saudara Suwarta selaku Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak tanggal ditutupnya Rapat ini sampai dengan penutupan RUPS Tahunan yang ke-4 (empat) sejak tanggal pengangkatannya.
    2. 10% dana hasil IPO yang dialokasikan untuk perluasan jaringan kantor senilai Rp142.944.076.080,- (seratus empat puluh dua miliar sembilan ratus empat puluh empat juta tujuh puluh enam ribu delapan puluh rupiah) telah digunakan seluruhnya.
  8. Jadwal dan Tata Cara Pembayaran Dividen Tunai
    Selanjutnya sesuai dengan keputusan Mata Acara Rapat Kedua sebagaimana tersebut di atas dimana Rapat telah memutuskan untuk melakukan pembayaran dividen dari laba bersih Perseroan sebesar Rp 822.245.490.877,- atau sebesar Rp 84,8 per lembar saham yang akan dibagikan kepada 9.696.291.166 lembar saham Perseroan, maka dengan ini diberitahukan jadwal dan tata cara pembagian dividen tunai Tahun Buku 2015 sebagai berikut :

    JADWAL PEMBAYARAN DIVIDEN TUNAI TAHUN BUKU 2015

    NO KETERANGAN TANGGAL
    1 Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
    1. Pasar Reguler dan Negosiasi
    2. Pasar Tunai


    31 Maret 2016

    5 April 2016
    2 Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
    1. Pasar Reguler dan Negosiasi
    2. Pasar Tunai


    1 April 2016

    6 April 2016
    3 Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak Dividen (Recording Date) 5 April 2016
    4 Tanggal Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2015 27 April 2016

    Tata Cara Pembagian Dividen Tunai:

    • Dividen Tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (“DPS”) atau recording date pada tanggal 5 April 2016 dan/atau pemilik saham perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia tanggal 5 April 2016.
    • Bagi Pemegang Saham yang sahamnya dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui KSEI dan akan didistribusikan ke dalam rekening perusahan Efek dan/atau Bank Kustodian pada tanggal 27 April 2016. Bukti pembayaran dividen tunai akan disampaikan oleh KSEI kepada Pemegang Saham melalui Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian dimana Pemegang Saham membuka rekeningnya. Sedangkan bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI maka pembayaran dividen tunai akan ditransfer ke rekening Pemegang Saham.
    • Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Jumlah pajak yang dikenakan akan menjadi tanggungan Pemegang Saham yang bersangkutan serta dipotong dari jumlah dividen tunai yang menjadi hak Pemegang Saham yang bersangkutan.
    • Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Dalam Negeri yang berbentuk badan hukum yang belum mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (“NPWP”) diminta menyampaikan NPWP kepada KSEI atau Biro Administrasi Efek/BAE PT Datindo Entrycom (“BAE”) dengan alamat Puri Datindo – Wisma Sudirman. Jl. Jend. Sudirman Kav 34 Jakarta 10220 paling lambat tanggal 5 April 2016 pada pukul 16.00 WIB. Tanpa pencantuman NPWP, dividen tunai yang dibayarkan kepada Wajib Pajak Dalam Negeri tersebut akan dikenakan PPh sebesar 30%.
    • Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (“P3B”) wajib memenuhi persyaratan pasal 26 Undang-undang pajak penghasilan No. 36 Tahun 2008 tentang perubahan keempat atas Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan serta menyampaikan form DGT-1 atau DGT-2 yang telah dilegalisasi oleh Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa kepada KSEI atau BAE paling lambat tanggal 20 April 2016 (5 hari bursa sebelum tanggal pembayaran dividen), tanpa adanya dokumen dimaksud, dividen tunai yang dibayarkan akan dikenakan PPh pasal 26 sebesar 20%.

 

 

 

Bandung, 28 Maret 2016
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT DAN BANTEN, Tbk
DIREKSI


Kembali Ke Berita Investor

Hubungi Kami

Kantor Pusat bank bjb
Menara bank bjb
Divisi Corporate Secretary
Jl.Naripan No. 12-14
Bandung - 40111
Kontak bank bjb
Telp : 022-4234868
Fax : 022-4206099

Email bank bjb
Informasi Investor :
ir@bankbjb.co.id
Informasi Korporasi :
corsec@bankbjb.co.id


bank bjb Terdaftar dan Diawasi oleh OJK | bank bjb merupakan peserta penjamin LPS Copyright © 2021 bank bjb